Pertama kali LAN menggunakan kabel “coaxial”.
Kemudian, kabel “twisted pair” yang digunakan dalam sistem
telepon telah mampu membawa frekuensi yang lebih tinggi dan dapat
mendukung trafik LAN. Dan saat ini, kabel fiber optik telah tampil
sebagai pilhan kabel berkecepatan sangat tinggi.
Local Area Network menggunakan empat tipe kabel :- Coaxial
- Unshielded Twisted Pair (UTP)
- Shielded Twisted Pair (STP)
- Fiber Optik
Kabel coaxial terdiri dari :
- sebuah konduktor tembaga
- lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.
- sebuah lapisan paling luar.
Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi
bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel
coaxial.
Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:10Base5 / Kabel “Thicknet” :
- adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.
- merupakan kabel “original” Ethernet.
- tidak digunakan lagi untuk LAN modern.
10Base2 / Kabel “Thinnet”:
- adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.
- mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.
- menggantikan “Thicknet”.
- tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada
jaringan LAN yang sangat kecil.
Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan
untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang
warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus
kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel
UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang
disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui
kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45.
Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level) untuk kabel UTP.
Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed
voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP
direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan
cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing
kategori :
Kategori
|
Performansi (MHz)
|
Penggunaan
|
Cat 1
|
1
|
Voice, Mainframe, Dumb Terminal |
Cat 2
|
4
|
4 MB Token Ring |
Cat 3
|
10
|
10MB Ethernet |
Cat 4
|
20
|
16 MB Token Ring |
Cat 5
|
100
|
100 MB Ethernet |
“Shielded Twisted Pair”
“Shielded twisted pair” adalah jenis kabel
telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat
pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted
pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada
jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang
lebih baik terhadap interferensi EMI.
Kelemahan kabel STPKabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
- Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
- Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
- Harganya cukup mahal.
Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru.
Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen
glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”,
“buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi
ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi
sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak
digunakan adalah LED atau Laser.
Kelebihan menggunakan kabel Fiber OptikKabel Fiber Optik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya :
- Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).
- Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
- Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN
untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber
optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal.
Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel
LAN UTP.
2.SWITCH / HUB
Switch adalah komponen jaringan yang di gunakan
untuk menghubungkan beberapa HUB untuk membentuk jaringan yang lebih
besar atau menghubungkan komputer-komputer yang mempunyai keperluan
bandwidth yang besar. Switch memberikan tunjuk kerja yang jauh lebih
baik dari pada HUB dengan harga yang sama atau sedikit lebih mahal.
Ada
empat jenis utama dari Switch Jaringan Komputer.
Keempat
jenis tersebut unmanaged switch, switch managed, smart switch, dan
managed companies switch. Setiap jenis memiliki kekuatan dan
kelemahan yang perlu dipertimbangkan.
a.)
Switch unmanaged adalah pilihan termurah dan biasanya digunakan
di kantor atau bisnis kecil. Switch Jaringan Komputer ini melakukan
fungsi dasar mengelola aliran data antara printer bersama dan
beberapa komputer. Mereka dapat menjadi model desktop atau rak mount.
b.)
Sebuah managed switch memiliki antarmuka pengguna atau menawarkan
perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengubah pengaturan
switch. Ada beberapa metode untuk memperbarui switch jaringan, mulai
dari konsol serial ke aplikasi berbasis Internet. Jenis Switch
Jaringan Komputer mengharuskan pengguna berpengetahuan untuk
menyesuaikan pengaturan yang diperlukan.
c.)
Sebuah smart switch menawarkan produk tengah antara switch
unmanaged dan managed. Antarmuka pengguna berbasis web dan set dengan
pengaturan default yang paling populer. Penyesuaian terhadap satu
hasil pengaturan dalam penyesuaian otomatis untuk pengaturan yang
terkait.
d.)
Sebuah managed companies switch memiliki
berbagai pengaturan yang dapat disesuaikan untuk memungkinkan
digunakan dalam perusahaan atau organisasi besar. Jenis Switch
Jaringan Komputer ini biasanya dikelola oleh spesialis jaringan dan
terus-menerus dipantau, karena ukuran dan kompleksitas jaringan.
Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan Node atau titik sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam topologi star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa hub yang dihubungkan secara up-link.
Port yang tersedia biasanya
sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk
kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau Switch 10/100.
Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan
berkecepatan maksimal 10 atau 100. Hub ada yang mendukung pemggunaan
kabel coax yang menukung topologi BUS dan UTP yang mendukung topologi
STAR. Namun type terbaru cenderung hanya menyediakan dukungan untuk
penggunaan kabel UTP.
3.Router
Router merupakan perangkat khusus yang digunakan untuk menangani kenektivitas antara dua jarinagn atau lebih yang terhubung melalui paket switching. Cara kerja router dengan melihat alamat asal dan alamat tujuan dari paket yang melewatinya kemudian router memutuskan rute yang akan dilewati paket tersebut untuk sampai ke tujuan. Router mengetahui alamat masing-masing komputer dilingkungan jaringan lokalnya, mengetahui alamat bridge, dan router lainnya.
Jenis – Jenis Router
a.) Router aplikasi
router jenis ini adalah sebuah aplikasi yang bisa
anda instal pada sistem operasi komputer, sehingga sistem operasi
computer tersebut dapat bekerja seperti router, misalnya aplikasi
WinGate, , WinProxy Winroute, SpyGate dll.
b.) Router Hardware
Router Hardware adalah sebuah hardware yang
memiliki kemampuan seperti router, maka dengan hardware tersebut anda
dapat membagi IP Address, Router hardware dapat digunakan untuk
membagi jaringan internet pada suatu wilayah, misalnya dari router
ini adalah access point, wilayah yang mendapat Ip Address dan koneksi
internet disebut Hot Spot Area.
c.)Router PC
Router PC adalah sebuah komputer yang dimodifikasi
sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai router. Untuk
membuat sebuah router PC tidak harus menggunakan komputer dengan
spesifikasi yang tinggi. Komputer dengan prosesor pentium dua, hard
drive 10 GB dan ram 64 serta telah tersedia LAN Card sudah bisa
digunakan sebagai router PC. Komputer yang dijadikan router ini harus
diinstal dengan sistem operasi khusus untuk router. Sistem operasi
yang populer untuk router PCsaat ini adalah Mikrotik.
4.Repeter
Repeater merupakan alat
yang dapat menerima sinyal digital dan memperkuatnya untuk diteruskan
kembali. Repeater juga dapat memperjauh jarak transmisi data.
disamping itu, repeater dapat memperkecil noice pada sinyal transmisi
yang datang.
Fungsi Repeater -
Repeater bekerja pada level physical layer dalam model jaringan
OSI, Tugas utama dari repeater adalah menerima sinyal dari satu kabel
LAN dan memancarkannya kembali ke kabel LAN yang lain
Pada jaringan wireless, repeater diletakkan pada gedung-gedung yang tinggi, menara pemancar, atau dipuncak gunung. hal ini bertujuan agar sinyal yang diterima dapat dipancarkan dan diterima dengan baik, dengan adanya repeater, jarak gelombang yang dapat ditempuh oleh jaringan wireless juga semakin jauh.
Pada jaringan wireless, repeater diletakkan pada gedung-gedung yang tinggi, menara pemancar, atau dipuncak gunung. hal ini bertujuan agar sinyal yang diterima dapat dipancarkan dan diterima dengan baik, dengan adanya repeater, jarak gelombang yang dapat ditempuh oleh jaringan wireless juga semakin jauh.
5.NIC (
NETWORK INTERFACE CARD )
Kartu jaringan atau
dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Network Interface Card(NIC)
adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan(penghubung) dari
komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi
menjadi 2 jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat
logis.
Contoh NIC yang
bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya;
sementara NIC yang bersifat logis adalah Looback Adapter dan Dial-up
Adapter, disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC
diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat
bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna/dinamis.
Tugas dari Network
Interface Card adalah untuk mengubah aliran data paaralel dalam bus
komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di
atas media jaringan. Media yang umum digunakan antara lain adalah
kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5(Cat5e), kabel
fiber-optic, atau radio.
Komputer dapat
berkomunikasi dengan Network Interface Card dengan Menggunakan
beberapa metode, yakni I/O yang dipetakan ke memori DMA(Direct Memory
Access) atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah aliran data
paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih dahulu
di dalam memori kartu sebelum dipaketkan menjadi beberapa frame
berbeda-beda, sebelum akhirnya dapat ditransmisikan melalui media
jaringan. Proses pembuatan frame ini akan menambahkan header dan
trailer terhadap data yang hendak dikirimkan yang mengandung alamat,
pen-sinyalan, atau informasi pengecekan kesalahan. Frame-frame
tersebut kemudian akan diubah menjadi pulsa-pulsa elektronik(voltase,
khusus untuk kabel tembaga), pulsa-pulsa cahaya yang
dimodulasikan(khusus untuk kabel fiber-optic), atau gelombang
mikro(jika menggunakan radio/jaringan tanpa kabel).
Network Interface
Card yang berada dalam pihak penerima akan memproses sinyal yang
diperoleh dalam bentuk terbalik, dan mengubah sinyal-sinyal tersebut
ke dalam aliran bit(untuk menjadi frame jaringan) dan mengubah
bit-bit menjadi aliran data paralel dalam bus komputer penerima.
Beberapa fingsi tersebut dapat dimiliki oleh NIC secara langsung,
diinstalasikan di dalam Firmware, atau dalam bentuk perangkat
Lunak yang diinstalasikan dalam sistem operasi.
6.Bridge.
Fungsi dari Bridge hampir sama dengan repeater, tetapi bridge mampu menghubungkan antar jaringan yang menggunakan transmisi berbeda. Misalnya, jaringan ethernet baseband denagn ethernet broadband. Bridge dapat pula menghubungkan jaringan yang menggunakan tipe kabel berbeda ataupun topologi yang berbeda. Bridge dapat mengetahui alamat ip setiap komputer pada tiap-tiap jaringan.
Posted in :
TEknik KOmputer JARingan
Fungsi dari Bridge hampir sama dengan repeater, tetapi bridge mampu menghubungkan antar jaringan yang menggunakan transmisi berbeda. Misalnya, jaringan ethernet baseband denagn ethernet broadband. Bridge dapat pula menghubungkan jaringan yang menggunakan tipe kabel berbeda ataupun topologi yang berbeda. Bridge dapat mengetahui alamat ip setiap komputer pada tiap-tiap jaringan.
Sumber :

0 komentar: